Semacam Obat Kerinduan

image

Bulan Ramadan membawa begitu banyak berkah. Selain meningkatnya ibadah, yakni membaca Al-Quran, Salat Tarawih, Salat Dhuha, dan Salat Malam, silaturahim pun terjalin di bulan ini. Ya, foto tersebut merupakan sebuah foto saat kami (dari kanan: Jourdan, Saya, Lala, Wakum, Ras, Adam, dan Puji, sebenarnya masih ada Bagus karena dia yang motret jadi ndak ikut ke foto) akan makan sahur bersama. Tentu ini agenda kami yang tidak biasa. Sebab biasanya di bulan puasa agendanya hanya buka bersama, jarang muncul ide sahur bersama. Dan terimakasih Lala atas idemu untuk sahur on the road ini, akhirnya bisa terealisasi.

Lanjutkan membaca Semacam Obat Kerinduan

Kencan adalah Obat Kerinduan

image

Beberapa menit sebelum menulis ini, saya membaca tulisan rekan-rekan blogger (yang memang blog mereka saya ikuti, alasannya tulisan mereka menarik). Lah, apakah tulisan saya menarik? Wah, kalau itu sobat CAF yang menilainya. CAF ini singkatan dari Celoteh Akhmad Fatoni. Terimakasih ya Eka atas inspirasinya. Ya karena baca postinganmu yang menyebut CE, Cerita Eka, saya jadi ikut-ikut membuat inisial. Hahaha…thanks atas inspirasinya. Sebagai rasa terimakasih, saya langsung follow blogmu *berharap di-folback, hehehe*

Lanjutkan membaca Kencan adalah Obat Kerinduan

Hobi yang Dibayar

image

Hobi adalah sesuatu yang kita lakukan dengan senang hati. Makanya sejak sekolah paling dasar, TK (dulu jaman saya belum ada Playgroup) sampai SD selalu ditanya tentang hobi. Namun seingat saya, tidak hanya satu hobi yang sudah saya sebut. Ya, saya merasa kalau kesukaan saya terus berubah. Dulu bila ditanya selalu menjawab dengan hobi menyanyi, nonton tv, mendengarkan musik, dan bermain layang-layang.

Lanjutkan membaca Hobi yang Dibayar

Amazing

image
Ya keceriaan itu nampaknya telah kembali setelah perempuan beralis tebal menelpon. Yah, mungkin seperti keriangan yang saya rasakan tatkala bisa meregang bersama secangkir kopi. Ya, mungkin.

Ya, benar-benar amazing pokoknya. Apanya? Orang jatuh hati itu bisa menjadi orang yang super. Super keren, super rapi, super konyol, super wangi, dan super-super yang lain. Dan bila kita melihat orang jatuh cinta pasti nampak konyol apa yang dilakukan? Betul ndak? Ya, itu sekarang terjadi pada diri saya.

Lanjutkan membaca Amazing

Ketidakpuasan

Kebaikan dan keburukan selalu bersejajaran.

Terkadang saya itu jengkel dengan keinginan yang tiada berujung. Belum bisa berjalan, ingin sekali bisa berjalan. Setelah bisa berjalan, ingin bisa berlari. Setelah bisa berlari, ingin naik sepeda. Setelah bisa naik sepeda, ingin naik motor. Setelah bisa naik motor, ingin bisa naik mobil. Kalau sekadar ingin bisa sih enak, repotnya selalu dibarengi dengan rasa ingin memiliki. Hal itu sama saja dengan kita bertanya pada seseorang, bagaimana kabar Anda besok? Tentu repot untuk menjawabnya. Sebab kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi esok hari.

Lanjutkan membaca Ketidakpuasan

Bertemu Penulis Favorit di Sebuah Acara Bedah Buku

IMG_0184 (FILEminimizer)
Buku-buku pemberian dari penulis favorit saya itu. Sungguh, beliau selain tulisannya bagus, baik hati, dan dermawan pula. Semoga rejeki beliau selalu lancar.

Beberapa hari yang lalu, saya dikabari penulis favorit saya mau berkunjung ke Surabaya untuk menjadi pembicara dalam sebuah acara bedah buku. Tentu itu kabar yang membahagiakan. Tanpa berpikir panjang, saya langsung mengiyakan bisa datang ke acara itu. Ya, kerinduan itu sudah menumpuk dan ingin bertemu penulis favorit saya itu. Saya terakhir bertemu beliau tahun 2013 lalu. Hal itu bisa terekam karena tandatangan penulis favorit saya itu di buku (jangan menganggap saya bisa mengingat segala hal dengan baik).

Lanjutkan membaca Bertemu Penulis Favorit di Sebuah Acara Bedah Buku

Cara Mengusir Rindu yang Terlanjur Memar

image

Tentu saya tak perlu menjelaskan tentang definisi rindu di awal tulisan ini toh? Saya yakin semua sudah amat faham dan fasih, bahkan kerap merasakan itu. Apalagi yang sekarang sedang antusias membaca tulisan ini, sebab rindu sedang memar dan menampar-nampar. Ya, rindu itu sakit kawan. Cekit-cekit.

Lanjutkan membaca Cara Mengusir Rindu yang Terlanjur Memar

Obrolan yang (Mungkin) Tidak Penting

image
Salah satu obrolan tidak penting yang (harus ditanggapi) serius, tetapi jangan terlalu ambisius ya…

Sejak memutuskan untuk istirahat agar stamina pulih, saya malah ditemani seorang manajer (begitulah ia menyebut dirinya saat kita ngobrol santai di warung Mbak Yah sambil berbuka puasa) bercakap melalui BBM. Ya, seperti biasa percakapan saya selalu melantur. Ngalor-ngidul. Makanya saya heran bila tiap kali dianggap atau dinilai orang bahwa diri ini terlalu serius. Padahal saya kerap kali berbicara hal-hal yang tidak penting. Nah, loh?

Lanjutkan membaca Obrolan yang (Mungkin) Tidak Penting

Tidak Semua Keinginan Bisa Terkabul

image

Dua hari yang lalu, saya menulis semua keinginan yang harus saya capai dalam bulan Ramadan, yakni salat Tarawih penuh selama sebulan dan khatam Quran. Aih, ternyata di hari ketiga badan ini tiba-tiba meriang. Sebenarnya saya ingin memaksakan diri untuk berangkat ke musalah, tapi niat itu saya urungkan karena takut nanti malah drop. Jika drop, besok tidak bisa puasa dan menepati janji kepada seorang penulis favorit saya untuk datang ke acara.

Lanjutkan membaca Tidak Semua Keinginan Bisa Terkabul

Selamat Datang Ramadan 1436 Hijriyah

Senja adalah petanda hari mulai berganti. Senja hari ini (Rabu, 17 Juni 2015) adalah senja menyambut datangnya Ramadan 1436 Hijriyah)
Senja adalah petanda hari mulai berganti. Senja hari ini (Rabu, 17 Juni 2015) adalah senja menyambut datangnya Ramadan 1436 Hijriyah.

Besok, Kamis, 18 Juni 2015, adalah hari pertama berpuasa. Ya, tidak terasa Ramadan kembali datang dan alhamdulillah kita masih diberi umur panjang sehingga masih bisa menyampul bulan suci di tahun ini. Tentu nuasa bulan suci ini sudah mulai terasa. Beberapa hari yang lalu, tatkala saya bekerja (jangan membayangkan pekerjaan saya adalah pekerjaan yang meminta waktu dan seragam khusus) di jalan-jalan rasanya sudah terasa aura Ramadan. Sungguh tidak sama dengan biasayanya. Entahlah. Padahal tahun lalu, aura ini tidak bisa saya rasakan. Wajar sudah mulai banyak orang yang tidak berpuasa dan mereka tidak malu menunjukkan di depan umum (terkhusus yang beragama Islam, di daerah saya mayoritas agama Islam tetapi sudah banyak yang tidak berpuasa). Miris rasanya.

Lanjutkan membaca Selamat Datang Ramadan 1436 Hijriyah