Cara Mengusir Rindu yang Terlanjur Memar

image

Tentu saya tak perlu menjelaskan tentang definisi rindu di awal tulisan ini toh? Saya yakin semua sudah amat faham dan fasih, bahkan kerap merasakan itu. Apalagi yang sekarang sedang antusias membaca tulisan ini, sebab rindu sedang memar dan menampar-nampar. Ya, rindu itu sakit kawan. Cekit-cekit.

Kalau saya pas rindu dan tidak bisa terobati karena doi sedang ini dan itu, wuih rasanya pengen marah-marah melulu, mengerjakan ini nggak enak, itu nggak enak, pokoknya sebel banget deh. Lah, terus jika sudah seperti itu harus ngapain? Masak doi dimarahi? Wah, jangan sob, bisa terjadi perang besar nanti. Kamu nanti malah seperti seorang pelaut yang terkena badai dan terdampar di lautan lepas hanya dengan seonggok kayu yang menopang tubuhmu? Mau terkatung-katung dalam lautan kerinduan yang mahabisu itu? Mending jangan deh.

Habis ngapain?
Kalau saya sih, pilih membaca atau menulis bila merasakan itu. Yah, kebetulan saya sedang keranjingan ngeblog. Dan ternyata ngeblog itu asik, bisa mengikuti tulisan para blogger di seluruh dunia. So, jika saya sudah begitu rindu memar di dalam dada yang sejak tadi dup-dup dan cekit-cekit, maka saya membuka blog. Membaca tulisan para blogger yang memang sudah saya ikuti. Ada yang cerita tentang fotografi, traveling, cinta, masak, lengkap deh. Kamu bisa pilih sesuai apa yang kamu sukai. Jika kamu sudah suka, pasti kerinduan itu beransur-ansur menurun. Ya, silakan dicoba sendiri saja daripada mencemooh saya karena dibilang pendapat ini terlalu klise, tapi jika berhasil harus komen di tulisan ini loh. Ya, biar semakin banyak orang yang bisa tertolong dari sakitnya kerinduan yang nggak karuan-karuan itu.

Namun itu metode yang masih ampuh bila rindu sedang mengoyak-ngoyak hati kawan. Sungguh. Pada intinya yakni membaca dan menulis. Ya itu, sebab keduanya seperti saudara karib. Bila saya habis membaca, pasti ingin menulis. Kadang menulis di lepi, kadang juga di gadged yang sudah saya pasang aplikasi wordpress ini, sehingga bisa dengan mudah di-upload serampung menulisnya. Dan takperlu menunggu lama, kadang sudah langsung ada yang merespon. Entah di-like atau dikomentari.

Kadang jika sedang tidak memungkinkan untuk mengakses internet, maka saya pilih baca buku. Kebetulan saya tiap ke mana-mana selalu menyelipkan satu buku di dalam tas, satu buku bacaan, satu buku catatan. Jadi, bila sedang rindu menggebu saya tidak terlalu panik. Tinggal ambil buku dan membaca. Eh, bila ternyata meluber ya buku catatan diambil dan dituliskan.

Jika kamu tidak suka membaca, saya sarankan kamu mulai membiasakan diri membaca. Habis di jaman sudah serba cangkih begini, kalau kamu nggak doyan baca akan kudet kawan. Mau jadi terasing di tengah-tengah orang terdekatmu? Maka, mulailah dari sekarang. Berat sob. Ya berat pastinya, tapi kamu harus berjuang lebih gigih. Sebab sekarang itu nggak gaul bila nggak suka membaca kawan.

Ah, sudah. Rindu dan membaca seperti puisi yang kerap membuat saya jatuh berkali-kali tanpa merasa sakit. Jadi ingin menulis puisi. Eh, tapi jika cara ini memang ampuh, kamu bisa me-reblog tulisan ini dan berbagi kepada semua followermu yang mungkin dari ratusan itu ada yang sedang terjerat rindu. Ya, untuk menutup dan mengobati kerinduan, saya mau menutup tulisan ini dengan sektet (ya masih dengan puisi 6 baris, saya sedang jatuh hati dengan puisi yang hanya 6 baris itu).

Jantung yang Giat Bekerja

Kautahu akhir-akhir ini jantungku menjadi
penggiat yang takkenal lelah. Tiap detik,
menit, jam, hari, minggu, selalu berdegub
lebih kencang dari biasanya. Kautahu kenapa
akhir-akhir ini ia begitu aktif bekerja? Jantungku
sedang suka merekam kerinduanku padamu. Ya, itu.

***

Twitter: @akhmadfatoni1

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s