Idul Fitri 1436 H

Hari raya pertama telah berlalu. Ikhwal mudik membuat aktivitas semakin padat. Semoga semua selamat sampai kampung halaman. Dan saya mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri 1436 Hijriyah. Bila ada pemikiran, laku, dan karya saya yang menyinggung atau kurang berkenan di hati, mohon maaf. Taqoballohu minna waminkum.

Lanjutkan membaca “Idul Fitri 1436 H”

Iklan

Jalan Tak Berujung

Pak, maafkan aku, bila selama ini aku selalu membuatmu resah. Setiap tingkahku pasti membuatmu mengeluh. Aku tak pernah bisa menjadi yang kauharap, tapi maafkan aku, sungguh tak ingin aku menjadi seperti ini. Aku hanya ingin berjalan pada jalanku sendiri, jalan yang mungkin bagi semua orang tak layak disebut sebuah jalan. Namun, di jalan yang telah kupilih ini. Aku bisa merasakan bagaimana harus berbagi, tengok kanan-kiri, dan juga berhenti sesuka hati. Sebab di jalan ini, tak banyak rambu-rambu lalu lintas. Tak ada larangan untuk berhenti, berparkir, atau belok kiri dan juga belok kanan.

Lanjutkan membaca “Jalan Tak Berujung”

12 Pertama Adalah Kesibukan

image

Sudah tiga hari saya tidak posting sesuatu di CAF. Ketika saya ngabuburit di belakang rumah sembari merasakan semilir angin, suara itik, langit biru tanpa awan sedikit pun, juga sembari menunggu senja jatuh, tiba-tiba saja ingin menulis sesuatu. Ah, tapi apa yang harus ditulis? Rasanya tidak ada yang ditulis di langit adalah kita. Langit memang nampak polos sore ini, mungkin seperti kamu, tapi ada sesuatu yang menarik di atas kepala saya, dua penjepit baju itu.

Lanjutkan membaca “12 Pertama Adalah Kesibukan”