Geliat SelaSastra dan Catatan Kreatif

Perjalanan seorang pengarang adalah perjalanan spiritual. Begitulah kiranya setiap perjalanan akan membawa efek kontemplatif yang begitu mengejutkan. Itulah kenapa saya selalu menyukai sebuah perjalanan. Sebagai wujud terimakasih saya pada sebuah perjalanan yang semakin mematangkan pola pikir, catatan perjalanan kerap hadir menyertai. Begitu juga tulisan ini yang hadir untuk mencatat-rekamkan ruang, waktu, dan peristiwa dari perjalanan (atau saat ini saya sedang gandrung menyebut dinas luar).

Lanjutkan membaca Geliat SelaSastra dan Catatan Kreatif

Korban Patah Hati

Salah satu hal mengejutkan yaitu beberapa hari lalu di depan SMAN 1 Pacet (yang ada di Pandan itu) ada kejadian mengejutkan. Seseorang lelaki yang diduga bahagia (sebab beberapa menit sebelumnya ia tersenyum manis, semanis senyum saya itu), ternyata melakukan hal mengejutkan. Ya, sangat tidak diduga.

Lanjutkan membaca Korban Patah Hati

Berbagi Ilmu dalam Forum Uji Kompetensi

Jiwa mengajar telah menancap ke dalam diri saya. Meskipun sudah dua tahun ini, sejak melanjut studi magister, saya sudah tidak mengajar di sebuah lembaga dan tidak berseragam tentunya. Namun saya masih selalu suka dengan aktivitas mengajar.

Lanjutkan membaca Berbagi Ilmu dalam Forum Uji Kompetensi

Buku Kumpulan Cerita: Meja Nomor 8

Saya menyebut aktivitas menulis cerita sebagai merekam ingatan atau peristiwa. Maka dari itu, saya menulis pengantar dalam buku kumpulan cerita saya dengan: Mesin Penggempur Ingatan. Dan sebentar lagi, mesin itu akan mendatangi Anda.

Lanjutkan membaca Buku Kumpulan Cerita: Meja Nomor 8

Proses, Kontemplatif, dan Kontinuitas

Sembilan tahun berjalan, saya mengelolah Komunitas Arek Japan (KAJ). Sebuah kebahagiaan tersendiri bila melihat teman-teman atawa awak KAJ mulai menemukan “diri” mereka. Saya sejak enam tahun lalu memendam laju diri untuk tumbuh berkembang dengan menanam biji di kebun KAJ.
image

image

Lanjutkan membaca Proses, Kontemplatif, dan Kontinuitas

Cinta, Selalu Menarik untuk Ditulis

Teman saya, B. Sambudi, sejak memakai smartphone jadi sangat aktif menulis status tentang cinta. Ia menulis harapan dan keinginannya untuk merengkuh cinta. Ya, nampaknya ia ingin melepaskan gelar jomblo yang selama ini melekat dalam dirinya. Gelar yang menahun.

Lanjutkan membaca Cinta, Selalu Menarik untuk Ditulis

Bulan untuk Aden

“Pak, ada nggak ya bulan yang bisa dipesan dan dibawa pulang?” tanya si Aden kepada Bapaknya.
“Ada Nak, besok tanggal 15 besok bapak bawakan khusus untukmu.” jawab si bapak sembari menaikkan selimut Aden dan juga¬† mengecup keningnya.
Aden keesokan harinya sangat riang. Ketika berangkat sekolah, ia sangat semangat dan saking semangatnya ia cerita kepada teman-temannya kalau nanti bapaknya akan membawakan bulan untuknya.

Biasanya, Aden selalu tertidur ketika bapaknya pulang kerja. Namun kali ini beda, Aden duduk di ruang tamu menunggu bapaknya pulang. Aden tak sabar menunggu bulan yang dibawakan bapaknya. Lama ditunggu, bapaknya tak pulang-pulang hingga Aden pun tertidur di kursi ruang tamu. Aden terbangun ketika ada tangan menggoyang-goyangkan tubuh mungilnya.
“Maafkan bapak ya, sulit mencarikan apa yang kamu minta.”

Mendengar itu, wajah Aden masam. Bapaknya malah tersenyum melihat muka anaknya. “Ini kubawakan untukmu, Terang Bulan.”

Selamat petang sobat CAF.