Jatuh pada Rindu

Rindu itu sakit. Semacam desir yang tak mudah diubah dalam kata. Hanya gemuruh di dalam dada. Mencipta resah dan detak tak berkesudah. Ah, sayang, adakah kau juga merasakan kerinduan yang sama? Hari-hari tanpamu, juga sakit di sekujur tubuh, membuatku makin pilu diguyur bayanganmu. Jika saja aku mampu, aku akan menyimpan secuil ingatan tentang kita, saat bergandeng erat dan berbagi tawa untuk mengobati luka karena rindu yang pecah ini. Ah, namun aku tak mampu sayang. Hanya wangi tubuhmu yang bisa menyemai benih-benih rindu di hati. Aku merindukanmu. Kemarilah sayang, reguk dahaga kasih ini dengan bingkai asmaramu yang selalu membuatku jatuh berkali-kali dalam pelukanmu.

Teruntuk Perempuan Cerita

Iklan

Penulis: AKHMAD FATONI

Lahir di Mojokerto, 29 Pebruari 1988. Alumnus S1 sastra Indonesia, Unesa (2010) dan S2 Kajian Sastra dan Budaya Universitas Airlangga (2016). Bukunya: (1) Lengan Lirang (Puisi, 2012); (2) Kredo Mimpi (Esai, 2014); (3) Tembang Dolanan (Puisi, 2015); (4) Meja Nomor 8 (Cerpen, 2016). Email: fatoni.akhmad@gmail.com

2 tanggapan untuk “Jatuh pada Rindu”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s