Ruwah Deso: Sebuah Kearifan Lokal

Tepat di pertengahan bulan Sya’ban, dusun saya menggelar ruwah deso. Setiap KK mengeluarkan asahan. Ada yang berupa nasi dan ada juga bebuahan.

Sebelum acara dimulai, tahlil dan doa, asahan ditukarkan dengan sebelahnya. Minggu, 22 Mei 2016, ruwah deso atawa sedekah desa Dusun Sumbertani, Desa Mojorejo, Kecamatan Pungging, tergelar.

Semoga seluruh warga desa diberi kesehatan, rejeki yang barokah, dan umur panjang. Amin.

image

image

image

image

Iklan

Penulis: AKHMAD FATONI

Lahir di Mojokerto, 29 Pebruari 1988. Alumnus S1 sastra Indonesia, Unesa (2010) dan S2 Kajian Sastra dan Budaya Universitas Airlangga (2016). Bukunya: (1) Lengan Lirang (Puisi, 2012); (2) Kredo Mimpi (Esai, 2014); (3) Tembang Dolanan (Puisi, 2015); (4) Meja Nomor 8 (Cerpen, 2016). Email: fatoni.akhmad@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s