Masihkah Kau Anggap ini Kado?

Masihkah kau anggap ini kado?
Setelah kejutan telah hilang dan diganti kabar penuh pengharapan.

Masihkah kau anggap ini kado?
Jika mulut-mulut sudah ramai
menusuk pengelihatan. Ataukah
kau anggap ini kado, sebab
telaga dekap dan langit kasih telah benci dengan bara api.

Ah, apakah ini sebuah kado?
jika tubuh hanya tinggal daging remahan. Diecer dan dipertimbangkan sesuai kepuasan.

Apakah kita masih perlu kado?
Entahlah, mari kita istigfar dan bermunajat agar Tuhan memberi kado yang paling nikmat, di sana.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s