Pada Seorang Teman

                        : Ayumi

/1/
Pantaskah disebut teman, jika tidak pernah berjabat tangan.
Layakkah menyebut teman, bila tidak saling kenal.
Haruskah kita berteman, kalau kita sering diam-diam saling memantau keadaan.

: biarkan kata merawatnya.

/2/
Sepatah kata dari teman itu menguatkan. Pujiannya menghanyutkan. Kunjungannya menenangkan, melebihi kerindangan hutan.

: teman adalah sayap tuhan yang diam-diam dipasang di balik punggung.

/3/
Pada seorang teman, kabar harus dilayangkan.
Pada seorang teman, kunjungan harus disempatkan.
Pada seorang teman, kadang kita diam-diam menaruh cerita dan sebagian yang rahasia.

: padanya doa-doa harus dipanjatkan. 

Iklan

8 thoughts on “Pada Seorang Teman

  1. Salam kenal mas Akhmad.
    Waahh puisinya bagus. Cinta sering liat puisi dengan /1/, /2/, /3/, tapi Cinta ga ngerti apa maksud
    Apakah maksudnya ada korelasi antara bait 1, 2, dan 3? Minta penjelasan boleh?

    Disukai oleh 1 orang

    1. Salam kenal Cinta. Terimakasih berkenan hadir di ruang celotehan saya. Cinta suka puisi juga?

      Persepsi tiap orang beda. Namun kalau saya, angka tersebut menunjukkan fragmen (bagian).

      Ada yang biasanya mengarah pada fragmen waktu, fragmen tempat, atau fragmen alur makna.

      Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s